Kendari — Universitas Muhammadiyah Kendari, melalui Unit Perencanaan, menggelar Festival Olahraga dan Seni Budaya 2026 yang meriah pada akhir pekan lalu. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari penuh ini melibatkan lebih dari 500 mahasiswa dari berbagai program studi dan menampilkan beragam cabang olahraga serta pertunjukan seni budaya tradisional dan kontemporer.
Latar Belakang dan Tujuan Kegiatan
Festival Olahraga dan Seni Budaya merupakan agenda tahunan yang telah menjadi tradisi Universitas Muhammadiyah Kendari sejak lima tahun terakhir. Kegiatan ini dirancang sebagai wadah pengembangan bakat, peningkatan prestasi, dan pemeliharaan nilai-nilai budaya lokal di lingkungan kampus. Lokasi penyelenggaraan tersebar di berbagai fasilitas kampus Unit Perencanaan yang terletak di Jalan Sultan Hasanuddin, Kendari.
Menurut informasi dari panitia penyelenggara, festival tahun ini memiliki tema “Budaya Nusantara, Semangat Prestasi, Generasi Muda Tangguh”. Tema tersebut mencerminkan komitmen institusi dalam mengembangkan karakter mahasiswa yang tidak hanya cerdas secara akademis tetapi juga berwawasan budaya dan sehat secara jasmani.
“Festival ini adalah momentum penting bagi mahasiswa untuk menunjukkan potensi mereka di luar ruang kelas. Kami percaya bahwa pengembangan holistik mahasiswa memerlukan keseimbangan antara akademik, olahraga, dan seni budaya,” ujar Ir. Darmawan Hadi, Kepala Unit Perencanaan Universitas Muhammadiyah Kendari, dalam sesi pembukaan acara pada Jumat, 28 Maret 2026.
Rangkaian Cabang Olahraga yang Dipertandingkan
Festival ini menampilkan berbagai cabang olahraga yang kompetitif sekaligus menghibur. Adapun cabang olahraga yang dipertandingkan meliputi futsal, bola voli, badminton, tenis meja, catur, dan lompat jauh. Setiap cabang olahraga dibagi ke dalam kategori putra dan putri untuk memastikan partisipasi gender yang seimbang.
Pertandingan futsal menjadi salah satu cabang yang paling dinanti-nanti oleh mahasiswa. Tim-tim dari berbagai fakultas saling berkompetisi dengan semangat tinggi di lapangan futsal indoor yang baru direnovasi. Kompetisi ini tidak hanya menghadirkan permainan berkualitas tetapi juga menunjukkan sportivitas tinggi dari setiap peserta.
“Persiapan untuk turnamen futsal ini sangat serius. Kami telah melatih tim selama dua bulan dengan melibatkan pelatih profesional dari komunitas olahraga lokal Kendari,” kata Rizki Pratama, Ketua Tim Futsal Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Kendari.
Selain futsal, pertandingan bola voli juga menjadi daya tarik utama. Lapangan bola voli di area outdoor kampus menjadi pusat perhatian dengan ratusan penonton yang menyaksikan pertandingan secara langsung. Antusiasme penonton tercermin dari sorak-sorai dan tepukan tangan yang meriah setiap kali tim favorit mereka mencetak poin.
Cabang olahraga lainnya seperti badminton dan tenis meja juga menampilkan pertandingan yang ketat. Beberapa peserta berhasil meraih prestasi gemilang, bahkan beberapa di antaranya merupakan atlet yang pernah berkompetisi di tingkat regional.
Pertunjukan Seni dan Budaya yang Memukau
Selain olahraga, festival ini juga menjadi panggung bagi mahasiswa untuk menampilkan kreativitas seni dan melestarikan budaya lokal. Pertunjukan seni mencakup tari tradisional Sulawesi Tenggara, modern dance, fashion show, musik live, dan drama tradisional.
Salah satu pertunjukan yang paling menarik adalah Tari Cakalele, tarian tradisional khas Maluku yang ditampilkan oleh grup seni mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari. Dengan kostum yang autentik dan gerakan yang presisi, para penari berhasil menghadirkan semangat budaya Nusantara yang kuat di tengah-tengah generasi milenial.
“Kami ingin memastikan bahwa generasi muda mahasiswa tidak melupakan akar budaya mereka. Tari Cakalele adalah warisan budaya yang harus kita jaga dan kembangkan,” tutur Siti Nur Azizah, Koordinator Grup Seni Tradisional Universitas Muhammadiyah Kendari.
Pertunjukan modern dance juga mencuri perhatian dengan koreografi yang dinamis dan musik yang enerjik. Grup tari kontemporer dari berbagai program studi menampilkan karya-karya original yang menggabungkan elemen tradisional dengan sentuhan modern. Hal ini menunjukkan bahwa mahasiswa mampu berinovasi sambil tetap menghormati nilai-nilai budaya.
Fashion show yang menampilkan desain pakaian dari mahasiswa Program Studi Desain Grafis dan Tata Busana juga menjadi highlight tersendiri. Koleksi busana yang ditampilkan mengusung tema “Modernisasi Batik Lokal” dengan perpaduan warna dan desain yang memukau mata penonton.
“Setiap desain yang kami tampilkan adalah hasil kolaborasi dengan pengrajin batik lokal Kendari. Kami ingin memberikan platform bagi industri kreatif lokal untuk berkembang,” jelas Nurhaliza Husain, Dosen Pembimbing Program Studi Tata Busana.
Partisipasi Aktif Mahasiswa dan Capaian Prestasi
Tingkat partisipasi mahasiswa dalam festival ini menunjukkan antusiasme yang luar biasa. Data dari panitia menunjukkan bahwa 87 persen mahasiswa aktif di Unit Perencanaan mengikuti salah satu atau lebih kegiatan dalam festival ini, baik sebagai peserta kompetisi maupun sebagai penonton dan pendukung.
Prestasi demi prestasi berhasil diraih oleh berbagai mahasiswa. Dalam cabang olahraga futsal, Tim Fakultas Teknik berhasil meraih juara pertama setelah mengalahkan Tim Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora dalam pertandingan final yang sengit. Sementara itu, untuk cabang bola voli putri, Tim Fakultas Pendidikan dan Keguruan berhasil mempertahankan gelar juara mereka untuk tahun kedua berturut-turut.
“Pencapaian ini adalah hasil dari dedikasi, kerja keras, dan kerja sama tim yang solid. Kami bangga dapat merepresentasikan fakultas kami dengan baik dalam festival ini,” kata Dina Maharani, Kapten Tim Bola Voli Putri Fakultas Pendidikan dan Keguruan.
Untuk cabang catur, Adi Wijayanto dari Program Studi Manajemen berhasil meraih medali emas dengan catatan kemenangan sempurna sepanjang turnamen. Prestasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari tidak hanya berprestasi di bidang olahraga fisik tetapi juga di cabang olahraga yang membutuhkan konsentrasi tinggi.
Dukungan Institusi dan Infrastruktur Pendukung
Kesuksesan festival ini tidak terlepas dari dukungan penuh dari pimpinan Universitas Muhammadiyah Kendari. Ir. Darmawan Hadi, Kepala Unit Perencanaan, memberikan apresiasi tinggi terhadap partisipasi mahasiswa dan koordinasi yang baik dari berbagai pihak.
“Investasi kami dalam infrastruktur olahraga dan seni di kampus ini dimaksudkan untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pengembangan mahasiswa secara menyeluruh. Fasilitas yang baik harus diikuti dengan kegiatan yang berkualitas, dan festival seperti ini adalah wujud nyata dari komitmen tersebut,” kata Ir. Darmawan Hadi dalam kesempatan berbeda.
Infrastruktur yang mendukung pelaksanaan festival ini mencakup lapangan futsal indoor berstandar internasional, lapangan bola voli outdoor dengan sistem pencahayaan modern, ruang pertunjukan seni dengan sound system berkualitas tinggi, dan fasilitas penunjang lainnya. Semua fasilitas ini memastikan bahwa mahasiswa mendapatkan pengalaman yang optimal dalam setiap kegiatan.
Dampak dan Manfaat Jangka Panjang
Festival Olahraga dan Seni Budaya ini memberikan dampak positif yang signifikan bagi pengembangan mahasiswa dan institusi. Pertama, kegiatan ini menjadi sarana efektif dalam membangun kohesi sosial di antara mahasiswa dari berbagai program studi dan latar belakang yang berbeda.
Kedua, festival ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengeksplorasi bakat dan minat mereka di luar bidang akademik. Banyak mahasiswa yang sebelumnya tidak menyadari potensi mereka di bidang olahraga atau seni budaya, kini menemukan passion baru melalui kegiatan ini.
Ketiga, kegiatan ini juga berfungsi sebagai sarana pelestarian dan pengembangan budaya lokal. Dengan melibatkan mahasiswa dalam pertunjukan dan kegiatan seni budaya tradisional, universitas memainkan peran penting dalam menjaga warisan budaya Sulawesi Tenggara agar tetap hidup di antara generasi muda.
Keempat, festival ini meningkatkan visibilitas Universitas Muhammadiyah Kendari di mata masyarakat luas. Kegiatan yang berkualitas dan melibatkan komunitas lokal membantu membangun reputasi institusi sebagai universitas yang tidak hanya fokus pada akademik tetapi juga dalam pengembangan karakter dan budaya.
Rencana Pengembangan ke Depan
Berdasarkan kesuksesan festival tahun ini, panitia sudah merencanakan pengembangan kegiatan untuk tahun-tahun mendatang. Salah satu rencana utama adalah memperluas partisipasi dengan mengundang mahasiswa dari universitas lain di Kendari untuk turut serta dalam festival.
“Kami ingin membuat festival ini menjadi ajang kompetisi tingkat kota yang melibatkan mahasiswa dari berbagai institusi pendidikan. Ini akan meningkatkan level kompetisi sekaligus memperkuat networking antar universitas,” ungkap Ir. Darmawan Hadi.
Selain itu, panitia juga berencana untuk memasukkan cabang olahraga dan seni baru seperti e-sports, skateboarding, dan street art yang lebih relevan dengan minat generasi muda saat ini. Dengan demikian, festival tetap segar dan menarik bagi mahasiswa setiap tahunnya.
Kesimpulan
Festival Olahraga dan Seni Budaya 2026 yang diselenggarakan oleh Unit Perencanaan Universitas Muhammadiyah Kendari telah melampaui ekspektasi dengan sukses besar. Kegiatan ini tidak hanya menampilkan kompetisi olahraga yang ketat dan pertunjukan seni yang memukau, tetapi juga mencerminkan komitmen institusi dalam pengembangan holistik mahasiswa.
Melalui festival ini, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari telah menunjukkan bahwa mereka adalah generasi yang cerdas, bersemangat, dan cinta terhadap budaya lokal. Dukungan institusi yang kuat, infrastruktur yang memadai, dan semangat mahasiswa yang tinggi adalah kombinasi yang tepat untuk menciptakan kegiatan yang bermakna dan berdampak positif.
Ke depannya, festival ini diharapkan dapat terus berkembang dan menjadi ajang tahunan yang ditunggu-tunggu tidak hanya oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari tetapi juga oleh seluruh komunitas akademik dan masyarakat luas di Kendari. Dengan demikian, universitas terus membuktikan perannya sebagai lembaga pendidikan yang mengembangkan tidak hanya intelektualitas tetapi juga karakter, kesehatan, dan budaya mahasiswa untuk masa depan yang lebih baik.
—
Ditulis oleh: Redaksi Kampus
Tanggal: 31 Maret 2026
Lokasi: Kendari