BEM dan Organisasi Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari Luncurkan Program “Kampus Bergerak” untuk Pemberdayaan Masyarakat Lokal
Kendari, 19 April 2026 – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Muhammadiyah Kendari bersama-sama dengan berbagai organisasi kemahasiswaan di Unit Perencanaan meluncurkan inisiatif ambisius bernama “Kampus Bergerak” pada Sabtu, 19 April 2026, bertempat di Aula Akademik Utama Kampus Kendari. Program strategis ini dirancang sebagai respons nyata terhadap kebutuhan pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah Kendari, sekaligus memaksimalkan peran serta mahasiswa dalam kontribusi sosial berkelanjutan.
Peluncuran program yang dihadiri oleh ratusan mahasiswa, dosen pembimbing, dan pejabat akademik ini menandai momentum penting bagi ekosistem organisasi kampus Universitas Muhammadiyah Kendari. Program “Kampus Bergerak” mencakup lima pilar utama, yaitu pendidikan komunitas, pemberdayaan ekonomi lokal, pelestarian lingkungan, kesehatan masyarakat, dan pengembangan keterampilan digital bagi generasi muda Kendari.
Latar Belakang dan Visi Strategis
Universitas Muhammadiyah Kendari, sebagai institusi pendidikan tinggi yang berkomitmen pada nilai-nilai pengabdian kepada masyarakat, telah mengamati kebutuhan yang semakin mendesak di komunitas lokal. Unit Perencanaan, sebagai bagian integral dari struktur akademik kampus, menjadi pusat koordinasi untuk memastikan setiap program yang diluncurkan terukur, berkelanjutan, dan memberikan dampak jangka panjang.
Ketua BEM Universitas Muhammadiyah Kendari, Faisal Rahman, menjelaskan bahwa program ini lahir dari diskusi intensif selama tiga bulan melibatkan seluruh pengurus organisasi mahasiswa. “Kami menyadari bahwa mahasiswa memiliki potensi besar untuk menjadi agen perubahan. Program ‘Kampus Bergerak’ adalah manifestasi dari komitmen kami untuk tidak hanya belajar di dalam kelas, tetapi juga memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat Kendari yang telah mendukung keberadaan universitas kami,” ujar Faisal dalam sambutannya pada acara peluncuran.
Data yang dikumpulkan Unit Perencanaan selama semester genap tahun akademik 2025-2026 menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari menyetujui diperlukan program terintegrasi yang melibatkan berbagai organisasi kemahasiswaan. Survei terhadap 1.247 responden mahasiswa mengungkapkan bahwa 87 persen setuju dengan pentingnya peran organisasi mahasiswa dalam pemberdayaan masyarakat, sementara 73 persen menyatakan kesiapan untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan sosial kampus.
Struktur dan Pilar Program “Kampus Bergerak”
Program “Kampus Bergerak” dirancang dengan struktur yang komprehensif dan melibatkan koordinasi lintas organisasi. Setiap pilar program dipimpin oleh satu organisasi mahasiswa utama, dengan dukungan dari organisasi-organisasi pendamping dan bimbingan dari dosen-dosen relevan.
Pilar pertama, Pendidikan Komunitas, dipimpin oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan (HMPS Pendidikan). Melalui pilar ini, mahasiswa akan memberikan les gratis dan pelatihan literasi kepada anak-anak kurang mampu di lima kelurahan di sekitar kampus. Target awal adalah menjangkau 300 peserta didik dalam enam bulan pertama implementasi program.
Pilar kedua, Pemberdayaan Ekonomi Lokal, dikelola oleh Koperasi Mahasiswa (Kopma) dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Kewirausahaan. Inisiatif ini akan memfasilitasi pelatihan keterampilan produksi kerajinan tangan dan pemasaran digital kepada kelompok usaha kecil menengah (UMKM) lokal. “Kami telah mengidentifikasi 50 UMKM sebagai mitra awal kami. Mahasiswa akan mendampingi mereka dalam mengoptimalkan penjualan melalui platform e-commerce dan media sosial,” jelas Ketua Kopma Universitas Muhammadiyah Kendari, Siti Nurhaliza.
Pilar ketiga berfokus pada Pelestarian Lingkungan, dipimpin oleh Unit Kegiatan Mahasiswa Pecinta Alam (UKM PA) dan organisasi lingkungan kampus lainnya. Program ini mencakup kegiatan penanaman pohon, pembersihan pantai, dan edukasi tentang pengelolaan sampah ramah lingkungan kepada komunitas lokal di Kendari.
Pilar keempat, Kesehatan Masyarakat, melibatkan Himpunan Mahasiswa Program Studi Kesehatan dan organisasi-organisasi terkait. Melalui pilar ini, mahasiswa akan menyelenggarakan pemeriksaan kesehatan gratis, imunisasi, dan penyuluhan tentang gaya hidup sehat bagi masyarakat yang kurang memiliki akses ke layanan kesehatan.
Pilar kelima, Pengembangan Keterampilan Digital, dikoordinasikan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa Teknologi Informasi (UKM TI) dan Lab Komputer Kampus. Program ini bertujuan memberikan pelatihan dasar penggunaan komputer dan internet kepada masyarakat senior dan generasi muda yang tertinggal secara digital.
Dukungan Pimpinan Kampus
Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, Prof. Dr. H. Ahmad Syaiful Bahri, M.Si., memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif BEM dan organisasi mahasiswa. Dalam kesempatan acara peluncuran, beliau menekankan pentingnya sinergi antara lembaga akademik dan organisasi kemahasiswaan.
“Program ‘Kampus Bergerak’ adalah bukti nyata dari komitmen Universitas Muhammadiyah Kendari terhadap tri dharma perguruan tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Saya bangga melihat mahasiswa kami memiliki inisiatif sebesar ini. Kampus akan memberikan dukungan penuh, baik dalam hal infrastruktur, pendanaan, maupun koordinasi dengan pemerintah lokal,” ungkap Rektor Ahmad Syaiful Bahri.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Dr. Hj. Nurhayana Syam, M.Pd., juga turut hadir dan memberikan apresiasi. “Unit Perencanaan telah melakukan persiapan yang matang untuk memastikan setiap detail program ini terukur dan sustainable. Kami juga telah berkomunikasi dengan Pemerintah Kota Kendari dan mereka sangat mendukung inisiatif mahasiswa kami ini. Kolaborasi dengan pemerintah lokal akan memperkuat dampak program,” tambah Dr. Nurhayana Syam.
Kepala Unit Perencanaan, Drs. M. Ruslan, M.M., menyampaikan bahwa unit perencanaan telah merancang sistem monitoring dan evaluasi yang ketat untuk memastikan setiap kegiatan dalam program “Kampus Bergerak” berjalan sesuai target dan memberikan hasil optimal. “Kami menggunakan pendekatan berbasis data dan indikator kinerja utama (KPI) yang jelas. Setiap bulan, akan ada laporan perkembangan yang diperiksa oleh tim evaluasi kami. Transparansi dan akuntabilitas adalah prioritas utama,” jelas Drs. Ruslan.
Partisipasi Mahasiswa dan Mobilisasi Sumber Daya
Antusiasme mahasiswa terhadap program “Kampus Bergerak” sangat tinggi. Dalam acara peluncuran, lebih dari 500 mahasiswa mendaftar sebagai sukarelawan untuk berbagai pilar program. Registrasi sukarelawan ini akan terus dibuka melalui portal online yang telah disediakan oleh BEM.
Pendanaan program ini berasal dari beberapa sumber, antara lain alokasi anggaran BEM, iuran organisasi kemahasiswaan, dana dari Universitas Muhammadiyah Kendari, serta dukungan dari sponsor lokal yang memiliki komitmen terhadap corporate social responsibility. Total anggaran yang dialokasikan untuk fase pertama program “Kampus Bergerak” mencapai Rp 850 juta.
“Kami juga membuka peluang bagi alumni dan mitra bisnis lokal untuk berkontribusi. Setiap kontribusi, baik dalam bentuk uang, barang, atau waktu, akan sangat membantu kami mencapai target yang telah ditetapkan,” ujar Faisal Rahman, Ketua BEM.
Dampak dan Harapan ke Depan
Dampak yang diharapkan dari program “Kampus Bergerak” sangat luas dan multidimensi. Dari segi akademis, program ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu yang telah dipelajari di kelas ke dalam konteks nyata masyarakat. Dari segi sosial, program ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kendari melalui peningkatan pendidikan, ekonomi, kesehatan, dan kesadaran lingkungan.
Jangka panjang, organisasi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari berharap program “Kampus Bergerak” dapat menjadi model yang dapat ditiru oleh institusi pendidikan lainnya di Kendari dan sekitarnya. “Kami ingin membuktikan bahwa mahasiswa bukan hanya konsumen ilmu, tetapi juga produsen solusi untuk berbagai permasalahan masyarakat,” tambah Faisal Rahman dengan penuh optimisme.
Unit Perencanaan juga telah merencanakan dokumentasi lengkap mengenai proses, pembelajaran, dan hasil dari setiap pilar program. Dokumentasi ini akan dimuat dalam bentuk laporan tahunan yang akan dipublikasikan dan dapat menjadi referensi bagi institusi lainnya.
Penutup
Peluncuran program “Kampus Bergerak” oleh BEM dan organisasi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari menandai era baru dalam gerakan kemahasiswaan yang lebih inklusif, terukur, dan berdampak sosial. Dengan dukungan penuh dari pimpinan universitas, Unit Perencanaan yang matang, dan antusiasme ribuan mahasiswa, program ini memiliki potensi besar untuk mengubah wajah pemberdayaan masyarakat di Kendari.
Seiring dengan komitmen Universitas Muhammadiyah Kendari untuk terus berkembang sebagai institusi pendidikan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, “Kampus Bergerak” adalah langkah konkret menuju masa depan yang lebih cerah bagi Kendari. Momentum ini diharapkan dapat menjadi awal dari transformasi yang lebih luas dalam ekosistem organisasi kampus, serta meningkatkan peran strategis mahasiswa dalam pembangunan lokal.
Program “Kampus Bergerak” akan secara resmi dimulai pada 1 Mei 2026 dengan kegiatan sosialisasi ke masyarakat di lima kelurahan pilot. Mahasiswa dan pimpinan universitas berkomitmen untuk membuat program ini tidak hanya sebagai inisiatif sesaat, tetapi sebagai gerakan berkelanjutan yang akan menjadi bagian integral dari identitas Universitas Muhammadiyah Kendari.
(Berita ini disusun berdasarkan wawancara langsung dengan pejabat universitas dan pengurus organisasi kemahasiswaan pada acara peluncuran Program “Kampus Bergerak” di Universitas Muhammadiyah Kendari, Sabtu, 19 April 2026)
—
Kata Kunci: BEM Universitas Muhammadiyah Kendari, organisasi mahasiswa, program kampus, pemberdayaan masyarakat, Unit Perencanaan, Kendari, organisasi kemahasiswaan