Kendari — Universitas Muhammadiyah Kendari menyelenggarakan upacara wisuda dan pelepasan mahasiswa angkatan 2022-2023 pada hari Sabtu, 21 April 2026, di Aula Utama Kampus Raeyah, Kendari. Acara bergembira ini menjadi puncak dari perjalanan akademik lebih dari tiga ratus mahasiswa yang siap melangkah ke kehidupan profesional.
Dalam momentum tersebut, Unit Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan (UP3) Universitas Muhammadiyah Kendari melepas sebanyak 47 mahasiswa dari berbagai program studi, di antaranya Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Teknik Sipil, dan Program Magister Perencanaan Pembangunan. Kehadiran mereka memperkaya jejak lulusan universitas yang telah berkontribusi bagi pembangunan wilayah Sulawesi Tenggara.
Latar Belakang Wisuda 2026
Wisuda Universitas Muhammadiyah Kendari tahun ini merupakan yang keempat kalinya diselenggarakan sejak kampus didirikan pada tahun 2019. Sebagai lembaga pendidikan swasta di bawah naungan Muhammadiyah, universitas ini berkomitmen mencetak lulusan yang tidak hanya akademis unggul, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan relevan dengan kebutuhan industri serta pembangunan berkelanjutan.
Unit Perencanaan, yang menjadi pusat keunggulan dalam bidang perencanaan pembangunan, telah menghasilkan lulusan-lulusan yang tersebar di berbagai sektor. Mulai dari pemerintah daerah, kementerian, lembaga swadaya masyarakat, hingga praktik swasta, alumni Unit Perencanaan telah membuktikan kompetensinya dalam merumuskan kebijakan dan strategi pembangunan.
“Unit Perencanaan kami memiliki visi menjadi pusat unggulan dalam penelitian dan pengembangan perencanaan pembangunan yang berkelanjutan dan berdaya saing internasional. Wisuda kali ini menunjukkan bahwa kami konsisten menghasilkan lulusan berkualitas yang siap menjadi agen perubahan,” ujar Prof. Dr. Ir. H. Musyafa Mallombasi, S.T., M.Sc., Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, dalam sambutan resminya pada Sabtu pagi.
Momentum Pelepasan Mahasiswa
Upacara wisuda dimulai pukul 08.00 WITA dengan menghadirkan berbagai dignitas, termasuk Pimpinan Muhammadiyah Tingkat Provinsi, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kendari, dan pejabat-pejabat terkait dari pemerintah kota Kendari. Suasana meriah terpancar dari setiap sudut aula, dengan hiasan dekorasi bergambar motif lokal Sulawesi Tenggara yang menawan.
Acara dimulai dengan prosesi masuknya mahasiswa wisuda yang mengenakan toga lengkap, diikuti parade lambang-lambang akademik dan pimpinan universitas. Masing-masing mahasiswa yang melewati panggung mendapat sambutan meriah dari peserta undangan dan keluarganya.
Dari Unit Perencanaan, sebanyak 47 mahasiswa diwisuda, terdiri dari 38 mahasiswa Program Sarjana Perencanaan Wilayah dan Kota, 6 mahasiswa Program Sarjana Teknik Sipil, dan 3 mahasiswa Program Magister Perencanaan Pembangunan. Mereka telah menyelesaikan berbagai tugas akhir dan penelitian dengan topik-topik relevan, mulai dari perencanaan infrastruktur perkotaan, pengelolaan sumber daya alam, hingga pengembangan pariwisata berkelanjutan di Sulawesi Tenggara.
“Kami bangga melihat mahasiswa-mahasiswa ini berhasil menyelesaikan studi mereka dengan baik. Mereka telah melakukan riset mendalam tentang masalah-masalah pembangunan nyata di daerah kami. Banyak dari mereka yang sudah mendapat penawaran kerja sebelum wisuda,” kata Dr. Ir. Siti Nurhaliza, M.Sc., Ketua Unit Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Universitas Muhammadiyah Kendari.
Pencapaian Akademik Mengesankan
Selama masa perkuliahan, mahasiswa-mahasiswa wisuda 2026 Unit Perencanaan telah menunjukkan pencapaian akademik yang mengesankan. Lima mahasiswa berhasil meraih predikat Cum Laude, dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) di atas 3,80. Sementara itu, 32 mahasiswa lainnya lulus dengan pujian (Sangat Memuaskan) dengan IPK di atas 3,50.
Tidak hanya itu, mahasiswa-mahasiswa dari Unit Perencanaan juga aktif mengikuti kompetisi dan seminar akademik tingkat lokal, nasional, bahkan internasional. Pada tahun akademik 2025-2026, dua mahasiswa Program Magister Perencanaan Pembangunan berhasil mempresentasikan hasil penelitian mereka di konferensi internasional di Malaysia dan Singapura.
“Pencapaian ini bukan hanya milik individu mahasiswa, tetapi hasil dari kolaborasi yang baik antara dosen pembimbing, staf administrasi, dan tentu saja kerja keras mahasiswa itu sendiri. Universitas Muhammadiyah Kendari terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan fasilitas pembelajaran,” ujar Prof. Dr. H. Abdul Rachman Tammubang, M.A., Wakil Rektor Bidang Akademik.
Relevansi Program dengan Kebutuhan Industri
Unit Perencanaan telah merancang kurikulum yang sangat relevan dengan kebutuhan industri dan pembangunan daerah. Program-program yang ditawarkan mengintegrasikan teori-teori perencanaan modern dengan studi kasus pembangunan lokal Sulawesi Tenggara.
Beberapa mata kuliah unggulan mencakup Perencanaan Kota Berkelanjutan, Pengelolaan Lingkungan, Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk Perencanaan, dan Kebijakan Publik. Mahasiswa juga mendapatkan kesempatan untuk melakukan magang di berbagai instansi pemerintah, badan internasional, dan lembaga swasta yang relevan.
“Kurikulum kami selalu kami update berdasarkan feedback dari industri dan kebutuhan pasar tenaga kerja. Kami juga menjalin kerjasama dengan universitas-universitas terkemuka di Asia Tenggara untuk program pertukaran pelajar dan joint research,” jelas Dr. Ir. Siti Nurhaliza.
Salah satu mahasiswa wisuda yang meraih IPK tertinggi, Muhammad Rifaldi Pratama, asal Manado, telah mendapatkan penawaran sebagai Perencana Kota junior di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Kendari. “Saya sangat berterima kasih kepada para dosen dan Universitas Muhammadiyah Kendari yang telah memberikan bekal ilmu dan pengalaman yang sangat berharga. Saya siap berkontribusi untuk pembangunan Kendari yang lebih baik,” kata Rifaldi, yang terlihat senang menerima selembar ijazah dari tangan Rektor.
Perempuan dengan IPK tertinggi, Fatimah Zainab Harsono, asal Palu, menceritakan bahwa dia akan melanjutkan studi ke Program Doktor (S3) Perencanaan Pembangunan di Universitas Gadjah Mada dengan mendapat beasiswa penuh dari pemerintah. “Pengalaman belajar di Unit Perencanaan memberikan saya motivasi untuk melanjutkan penelitian di tingkat yang lebih tinggi,” ungkapnya.
Dampak bagi Pengembangan Daerah
Lulusan-lulusan Unit Perencanaan diharapkan dapat memberikan dampak signifikan bagi pengembangan Sulawesi Tenggara, khususnya Kota Kendari. Dengan pengetahuan mendalam tentang perencanaan berkelanjutan, manajemen sumber daya, dan kebijakan publik, mereka diposisikan untuk menjadi pemimpin pemikiran dalam pembangunan daerah.
Banyak dari lulusan sebelumnya telah terbukti berperan aktif dalam merancang program-program pembangunan strategis. Beberapa contoh konkret termasuk keterlibatan mereka dalam perencanaan revitalisasi kawasan waterfront Kendari, pengembangan pusat industri kreatif, dan strategi pengembangan pariwisata berkelanjutan di Pulau Buton.
“Kami memiliki database lulusan yang terus kami update dan kami libatkan dalam berbagai diskusi dan seminar tentang isu-isu pembangunan terkini. Ini adalah cara kami untuk menjaga agar lulusan kami tetap relevan dan berkontribusi aktif dalam percakapan pembangunan daerah,” kata Dr. Ir. Siti Nurhaliza.
Kepala Bappeda Kota Kendari, Drs. H. Bambang Suryanto, M.M., dalam kesempatan wisuda ini menyampaikan apresiasinya terhadap lulusan Unit Perencanaan. “Kami selalu menunggu-nunggu lulusan Universitas Muhammadiyah Kendari, khususnya dari Unit Perencanaan. Mereka memiliki kompetensi yang solid dan semangat yang tinggi untuk berkontribusi bagi kota. Kami juga terbuka untuk kerjasama dalam bidang penelitian dan pengembangan kebijakan,” katanya.
Penutup
Wisuda dan pelepasan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari pada 21 April 2026 merupakan bukti nyata dari komitmen institusi dalam menghasilkan lulusan berkualitas tinggi. Unit Perencanaan, dengan 47 mahasiswa yang baru diwisuda, telah menambah jejak positif kampus dalam berkontribusi bagi pembangunan daerah.
Ke depannya, Universitas Muhammadiyah Kendari akan terus meningkatkan kualitas pendidikan, memperluas jaringan kerjasama internasional, dan memastikan bahwa setiap lulusan siap menghadapi tantangan dunia kerja modern. Dengan semangat “Dari Kampus untuk Negeri,” universitas berharap lulusan-lulusannya dapat menjadi agen perubahan positif yang membawa Sulawesi Tenggara ke masa depan yang lebih cerah dan berkelanjutan.
Perjalanan akademik telah berakhir, namun tanggung jawab baru sebagai profesional dan warga negara yang baik baru dimulai bagi para wisudawan 2026 Universitas Muhammadiyah Kendari.
—
Penulis: Tim Jurnalis Kampus Universitas Muhammadiyah Kendari
Kendari, 21 April 2026