KENDARI – Universitas Muhammadiyah Kendari, khususnya Unit Perencanaan, mengadakan serangkaian kegiatan akademik bergengsi pada Senin, 7 April 2026. Dalam rangka meningkatkan kapasitas mahasiswa dan dosen, Unit Perencanaan menyelenggarakan seminar nasional, webinar interaktif, dan kuliah umum dengan menghadirkan berbagai pembicara terkemuka di bidang perencanaan pembangunan dan manajemen kebijakan publik.
Acara yang berlangsung di Auditorium Utama Kampus Unismuh Kendari, Jalan Sultan Hasanuddin, Kendari, ini merupakan bagian dari komitmen institusi dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan memberikan wawasan praktis kepada civitas akademika. Serangkaian kegiatan tersebut menghadirkan tema sentral “Perencanaan Pembangunan Berkelanjutan: Strategi dan Implementasi di Era Digital” yang relevan dengan isu-isu kontemporer dalam perencanaan nasional.
### Latar Belakang dan Urgensi Kegiatan
Unit Perencanaan Universitas Muhammadiyah Kendari memiliki peran strategis dalam menghasilkan lulusan yang kompeten di bidang manajemen pembangunan, perencanaan wilayah, dan kebijakan publik. Sejak berdiri pada tahun 2010, unit ini telah menghasilkan ratusan alumni yang tersebar di berbagai lembaga pemerintah, swasta, dan organisasi nonpemerintah di Sulawesi Tenggara dan sekitarnya.
Keputusan untuk menyelenggarakan rangkaian kegiatan akademik skala nasional tidak terlepas dari meningkatnya kebutuhan akan profesional perencanaan yang memahami dinamika pembangunan berkelanjutan. Dalam era transformasi digital dan perubahan iklim global, perencanaan yang tepat menjadi fondasi kesuksesan pembangunan infrastruktur, ekonomi, dan sosial di tingkat daerah maupun nasional.
“Kami melihat pentingnya memberikan ruang kepada mahasiswa dan dosen untuk berdialog langsung dengan para praktisi dan akademisi terkemuka. Inilah mengapa kami merancang acara ini dengan matang, melibatkan narasumber dari berbagai kementerian, universitas ternama, dan lembaga penelitian,” ujar Dr. Asrul Kamaruddin, S.E., M.M., Ketua Unit Perencanaan Unismuh Kendari, dalam wawancara awal Maret 2026.
### Program Seminar Nasional: Perencanaan Berkelanjutan di Tingkat Lokal
Seminar nasional dibuka pada pukul 08.30 Waktu Indonesia Tengah dengan sambutan dari Prof. Dr. Bambang Sutrisno, M.Si., Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari. Prof. Bambang menekankan bahwa perencanaan pembangunan yang baik adalah tanggung jawab bersama seluruh pemangku kepentingan.
“Universitas Muhammadiyah Kendari berkomitmen untuk menjadi jembatan antara dunia akademik dan praktik pembangunan di lapangan. Melalui seminar ini, kami mengajak semua pihak untuk bersama-sama menciptakan solusi perencanaan yang tidak hanya efektif secara ekonomi, tetapi juga berkelanjutan secara lingkungan dan inklusif secara sosial,” kata Prof. Bambang dalam sambutannya.
Seminar nasional menghadirkan tiga sesi utama dengan pembicara-pembicara terkemuka. Sesi pertama, berjudul “Perencanaan Pembangunan Berkelanjutan: Kerangka Teori dan Praktik,” dipandu oleh Dr. Rini Handayani, Ph.D., dari Departemen Perencanaan Wilayah, Universitas Indonesia. Dr. Rini menguraikan konsep-konsep fundamental dalam perencanaan pembangunan berkelanjutan, termasuk integrasi tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) dalam rencana pembangunan daerah.
Sesi kedua menghadirkan Ir. Hendra Wijaya, M.Eng., Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Divisi Perencanaan Wilayah. Dalam kesempatan tersebut, Ir. Hendra membahas strategi perencanaan pembangunan di tingkat nasional dan bagaimana daerah-daerah dapat mengoptimalkan peluang investasi publik dalam konteks desentralisasi.
“Perencanaan yang terkoordinasi antara tingkat pusat dan daerah adalah kunci keberhasilan. Kami di Bappenas bekerja sama dengan berbagai stakeholder untuk memastikan bahwa setiap inisiatif pembangunan sejalan dengan prioritas nasional dan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat lokal,” jelas Ir. Hendra dalam presentasinya.
Sesi ketiga fokus pada praktik perencanaan di konteks lokal, dengan pembicara Drs. Yusril Ihza Mahendra, M.Si., Kepala Dinas Perencanaan dan Pengembangan Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara. Yusril berbagi pengalaman dan tantangan yang dihadapi dalam mengimplementasikan rencana pembangunan di tingkat provinsi, khususnya dalam mengoordinasikan kegiatan lintas kabupaten dan kota.
Setiap sesi diikuti dengan sesi tanya jawab yang interaktif, memungkinkan peserta—termasuk mahasiswa dari berbagai universitas di Sulawesi Tenggara—untuk berdiskusi langsung dengan para narasumber.
### Webinar Interaktif: Peluang dan Tantangan Perencanaan Digital
Pada siang hari, tepatnya pukul 13.00 WITA, Unit Perencanaan menggelar webinar interaktif dengan tema “Smart Planning: Memanfaatkan Teknologi Digital dalam Perencanaan Pembangunan.” Webinar ini diikuti secara hybrid, baik melalui tatap muka langsung di kampus maupun secara daring melalui platform Zoom yang dibuka untuk publik.
Pembicara utama webinar adalah Prof. Dr. Sartono Putro, M.T., dari Pusat Teknologi Informasi dan Perencanaan Wilayah, Institut Teknologi Bandung (ITB). Prof. Sartono mempresentasikan bagaimana penggunaan teknologi seperti Sistem Informasi Geografis (GIS), analitik data besar (big data analytics), dan kecerdasan buatan (artificial intelligence) dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi perencanaan pembangunan.
“Kami telah mengembangkan berbagai platform digital yang memudahkan pemerintah daerah untuk mengumpulkan, menganalisis, dan memvisualisasikan data spasial. Tool-tool ini membantu dalam identifikasi masalah, perumusan strategi, dan monitoring implementasi rencana pembangunan secara real-time,” papar Prof. Sartono dengan menampilkan berbagai contoh kasus dari berbagai daerah di Indonesia.
Webinar juga menampilkan sesi diskusi panel yang melibatkan Dr. Eka Suhartati, S.T., M.Si., dosen senior Unit Perencanaan Unismuh Kendari; Bambang Riyanto, S.E., Staf Ahli Bidang Perencanaan Pemerintah Kota Kendari; dan Siti Nurhaliza, S.Kom., M.Tech., praktisi startup teknologi perencanaan dari Jakarta.
Dalam diskusi panel tersebut, pembicara sepakat bahwa meskipun teknologi digital menawarkan banyak peluang, ada tantangan serius yang harus dihadapi. Tantangan tersebut meliputi keterbatasan infrastruktur digital di beberapa daerah terpencil, kurangnya sumber daya manusia terlatih, serta isu kepercayaan data dan keamanan siber.
“Pengalaman kami di Kendari menunjukkan bahwa adopsi teknologi digital dalam perencanaan memerlukan investasi berkelanjutan, bukan hanya dalam hal infrastruktur, tetapi juga dalam pelatihan sumber daya manusia dan penguatan tata kelola data,” ujar Bambang Riyanto, yang juga merupakan alumni Unismuh Kendari angkatan 2015.
### Kuliah Umum: Membangun Pemimpin Pembangunan untuk Masa Depan
Acara ditutup dengan kuliah umum pada pukul 15.30 WITA yang menghadirkan Prof. Dr. I Nyoman Nurhadi, Ph.D., seorang pakar perencanaan pembangunan yang juga menjabat sebagai Guru Besar di Universitas Diponegoro Semarang. Dalam kuliah umumnya yang berjudul “Kepemimpinan Visioner dalam Perencanaan Pembangunan: Pembelajaran dari Pengalaman Asia Tenggara,” Prof. Nurhadi mengaitkan antara teori kepemimpinan modern dengan praktik perencanaan pembangunan yang sukses di berbagai negara dan daerah.
Prof. Nurhadi menekankan pentingnya visi jangka panjang dan komitmen yang konsisten dalam menjalankan rencana pembangunan. Beliau juga mengkritisi pendekatan perencanaan yang terlalu fokus pada keuntungan jangka pendek atau kepentingan politik sesaat, yang cenderung mengabaikan keberlanjutan sosial dan lingkungan.
“Seorang pemimpin yang visioner harus mampu melihat peluang jangka panjang, membangun koalisi multistakeholder, dan menciptakan mekanisme akuntabilitas yang kuat. Inilah yang membedakan perencanaan yang hanya dokumen di atas kertas dengan perencanaan yang benar-benar berdampak pada kehidupan masyarakat,” tutup Prof. Nurhadi dalam sesi tanya jawab.
### Respons Positif dari Civitas Akademika
Kehadiran dalam acara tersebut cukup meriah. Lebih dari 400 peserta hadir, terdiri dari mahasiswa Unismuh Kendari dan universitas lain di Sulawesi Tenggara, dosen, tenaga administrasi, serta praktisi dan birokrat dari berbagai instansi pemerintah. Webinar online juga diikuti oleh lebih dari 500 peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Eka Putri Surbakti, mahasiswa Semester VI Program Studi Perencanaan Wilayah Unismuh Kendari, mengungkapkan antusiasmenya. “Acara ini sangat bermanfaat. Saya mendapat banyak insight baru tentang bagaimana perencanaan yang baik dikembangkan dan diimplementasikan. Khususnya, pembahasan tentang penggunaan teknologi digital membuka wawasan saya tentang peluang karir di masa depan,” kata Eka.
Sementara itu, Drs. Muhammad Ismail, M.A., dosen Metodologi Penelitian di Unit Perencanaan, menilai acara ini sebagai kesempatan berharga untuk memperkaya kurikulum dengan isu-isu terkini. “Kami akan mengintegrasikan beberapa topik yang dibahas dalam kuliah-kuliah kami. Pengalaman praktis yang dibagikan para narasumber akan saya gunakan sebagai studi kasus dalam pengajaran,” ungkap Muhammad Ismail.
### Dampak dan Rencana Tindak Lanjut
Dr. Asrul Kamaruddin, sebagai Ketua Unit Perencanaan, telah menyiapkan rencana tindak lanjut yang komprehensif. Pertama, Unit Perencanaan akan menerbitkan proceeding dari seminar nasional yang akan didistribusikan ke berbagai universitas dan lembaga penelitian. Kedua, akan dibentuk kelompok diskusi khusus antara dosen Unismuh Kendari dan para narasumber untuk pengembangan penelitian bersama.
“Kami juga berencana untuk mengadakan akad kerjasama dengan ITB, UI, Undip, dan lembaga-lembaga lain yang sudah menjalin hubungan dengan kami melalui acara ini. Kolaborasi akademik semacam ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas penelitian dan pengabdian masyarakat di Unit Perencanaan,” jelas Dr. Asrul.
Selain itu, beberapa mahasiswa yang menunjukkan minat khusus dalam perencanaan digital akan didorong untuk mengikuti pelatihan lanjutan dan magang di lembaga-lembaga seperti Bappenas dan Dinas Perencanaan Provinsi.
### Penutup
Serangkaian kegiatan akademik yang diselenggarakan Unit Perencanaan Universitas Muhammadiyah Kendari pada 7 April 2026 mencerminkan komitmen institusi dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan mempersiapkan mahasiswa menghadapi tantangan perencanaan pembangunan di era modern. Melalui seminar nasional, webinar, dan kuliah umum, Unit Perencanaan telah berhasil menciptakan forum diskusi yang inklusif dan dinamis, melibatkan berbagai pemangku kepentingan dari akademisi hingga praktisi.
Kehadiran para narasumber terkemuka dari berbagai institusi nasional menunjukkan bahwa Unismuh Kendari telah diakui sebagai institusi yang mampu menyelenggarakan kegiatan akademik berkualitas tinggi. Diharapkan, momentum positif ini dapat dipertahankan dan dikembangkan lebih lanjut, sehingga Universitas Muhammadiyah Kendari, khususnya Unit Perencanaan, terus menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan pengabdian masyarakat di bidang perencanaan pembangunan berkelanjutan.
Dengan investasi berkelanjutan dalam pengembangan sumber daya manusia, riset, dan kerjasama akademik, Unismuh Kendari memiliki potensi besar untuk menjadi referensi utama dalam pendidikan perencanaan pembangunan di wilayah Sulawesi Tenggara dan Indonesia pada umumnya.
—
Kontribusi: Humas Universitas Muhammadiyah Kendari