Kendari – Universitas Muhammadiyah Kendari, melalui Unit Perencanaan, telah secara resmi meluncurkan serangkaian penelitian inovatif yang melibatkan kolaborasi intensif antara dosen dan mahasiswa. Penelitian komprehensif ini berfokus pada pengembangan model keberlanjutan infrastruktur perkotaan yang disesuaikan dengan kondisi geografis dan sosial-ekonomi Sulawesi Tenggara. Inisiatif akademik yang ambisius ini menandai langkah strategis Universitas Muhammadiyah Kendari dalam berkontribusi langsung kepada pembangunan berkelanjutan di tingkat lokal dan regional.
Penelitian yang dimulai pada April 2026 ini melibatkan lebih dari 50 mahasiswa dari berbagai program studi, termasuk Teknik Sipil, Perencanaan Wilayah dan Kota, Arsitektur, dan Manajemen Sumber Daya Manusia. Mereka bekerja sama dengan 15 dosen berpengalaman yang telah memiliki rekam jejak publikasi internasional dalam bidang terkait. Unit Perencanaan, sebagai pusat pengembangan penelitian terapan di UNISMUH Kendari, telah mengalokasikan dana penelitian sebesar 2,5 miliar rupiah untuk fase pertama proyek selama 18 bulan ke depan.
Latar Belakang dan Motivasi Penelitian
Sulawesi Tenggara, khususnya Kota Kendari sebagai ibu kota provinsi, menghadapi tantangan kompleks dalam hal infrastruktur perkotaan. Pertumbuhan populasi yang pesat, mencapai rata-rata 2,8 persen per tahun dalam lima tahun terakhir, tidak diimbangi dengan pengembangan infrastruktur yang terencana dengan baik. Selain itu, aspek keberlanjutan lingkungan masih menjadi perhatian serius, dengan tingkat polusi air sungai yang meningkat dan perubahan penggunaan lahan yang tidak terkontrol.
Menghadapi kondisi ini, Unit Perencanaan UNISMUH Kendari melihat peluang untuk mengembangkan solusi berbasis penelitian akademik yang dapat diterapkan secara praktis. Penelitian ini dirancang tidak hanya untuk menghasilkan publikasi ilmiah berkualitas tinggi, tetapi juga untuk menghasilkan rekomendasi kebijakan yang dapat diimplementasikan oleh pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lokal.
Dr. Bambang Sutrisno, Kepala Unit Perencanaan UNISMUH Kendari, menjelaskan visi penelitian ini dalam wawancara eksklusif pada Selasa, 1 April 2026. “Penelitian ini merupakan wujud komitmen kami untuk menjadi universitas yang tidak hanya menghasilkan lulusan berkualitas, tetapi juga memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat dan pembangunan berkelanjutan. Kami percaya bahwa akademisi memiliki tanggung jawab moral untuk turut serta dalam memecahkan masalah-masalah nyata yang dihadapi komunitas lokal,” ujar Dr. Sutrisno dengan penuh keyakinan.
Fokus Penelitian dan Metodologi
Penelitian inovatif ini terbagi menjadi tiga subproyek utama yang saling terintegrasi. Pertama, “Analisis Sistem Transportasi Perkotaan Berkelanjutan di Kendari” yang dipimpin oleh Prof. Dr. Ir. Slamet Wahyudi, M.Eng. Subproyek ini akan mengkaji pola mobilitas penduduk, efisiensi jaringan transportasi umum, dan potensi implementasi sistem transportasi ramah lingkungan.
Kedua, “Model Penataan Ruang Hijau dan Ketahanan Lingkungan” yang dipimpin oleh Dr. Ir. Nurmaizah, M.Si. Fokus penelitian ini adalah pada pengidentifikasian area-area strategis untuk pengembangan taman kota, sistem pertanian urban, dan restorasi ekosistem yang telah terdegradasi.
Ketiga, “Evaluasi Infrastruktur Air Bersih dan Sanitasi Perkotaan” yang dibimbing oleh Dr. Ir. Hadi Kusuma, M.Eng. Subproyek ini akan menganalisis sistem distribusi air, kualitas air bersih, dan efisiensi sistem pengelolaan limbah cair di Kota Kendari.
Setiap subproyek menggunakan metodologi penelitian yang ketat, menggabungkan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Para peneliti akan melakukan survei lapangan intensif, wawancara mendalam dengan pihak berwenang dan komunitas lokal, serta analisis data spasial menggunakan teknologi Geographic Information System (GIS) terkini.
Mahasiswa tingkat akhir yang terlibat, seperti Nabila Putri Kusuma (Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota), menyatakan antusiasmenya terhadap proyek penelitian ini. “Ini adalah kesempatan luar biasa untuk menerapkan teori-teori yang telah kami pelajari di kelas langsung ke lapangan. Saya berharap penelitian ini benar-benar dapat membantu pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan yang lebih baik untuk Kendari,” ungkap Nabila dengan semangat tinggi.
Dukungan Institusional dan Kolaborasi
Kesuksesan penelitian inovatif ini didukung penuh oleh pimpinan tertinggi UNISMUH Kendari. Prof. Dr. H. Muhammadiyah, Rektor UNISMUH Kendari, dalam sambutannya pada acara peluncuran penelitian yang diselenggarakan pada Rabu, 2 April 2026 di Aula Rektorat, menekankan pentingnya riset terapan dalam membangun universitas yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
“Universitas Muhammadiyah Kendari berkomitmen untuk menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan yang bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini adalah salah satu wujud nyata dari komitmen tersebut. Kami juga akan memastikan bahwa setiap dosen dan mahasiswa yang terlibat mendapatkan dukungan penuh, baik dari segi sumber daya, peralatan penelitian, maupun kesempatan untuk mempublikasikan hasil penelitian di jurnal internasional,” jelas Prof. Muhammadiyah dengan tegas.
Unit Perencanaan juga telah menjalin kolaborasi strategis dengan berbagai institusi eksternal. Pemerintah Kota Kendari, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, akan menyediakan data dan akses lapangan kepada tim peneliti. Selain itu, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Sulawesi Tenggara telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) untuk mendukung penelitian ini dan mempertimbangkan rekomendasi hasil riset dalam penyusunan rencana pembangunan jangka menengah.
Kolaborasi internasional juga menjadi bagian penting dari penelitian ini. Universitas Diponegoro Semarang, melalui Pusat Studi Perencanaan Berkelanjutan, akan memberikan mentoring dan bimbingan metodologi penelitian. Sedangkan Universitas Hasanuddin Makassar akan berpartisipasi dalam analisis komparatif dengan kondisi infrastruktur di kota-kota besar lainnya di kawasan timur Indonesia.
Dampak dan Keluaran yang Diharapkan
Tim penelitian menargetkan untuk menghasilkan setidaknya 10 publikasi ilmiah di jurnal nasional terakreditasi dan 5 publikasi di jurnal internasional selama periode penelitian selama 18 bulan. Selain itu, penelitian ini akan menghasilkan tiga buah buku putih yang berisi rekomendasi kebijakan spesifik untuk pemerintah daerah.
Dr. Bambang Sutrisno menambahkan bahwa keluaran penelitian ini juga akan berbentuk prototipe dan model operasional yang dapat langsung diujicobakan di lapangan. “Misalnya, dalam subproyek transportasi, kami akan mengembangkan aplikasi mobile yang dapat membantu warga Kendari dalam merencanakan perjalanan mereka menggunakan moda transportasi umum. Dalam subproyek ruang hijau, kami akan membuat peta prioritas pengembangan taman kota yang dapat langsung digunakan sebagai acuan pembangunan fisik,” jelasnya dengan detail.
Dampak jangka panjang yang diharapkan dari penelitian ini mencakup peningkatan kualitas perencanaan infrastruktur di tingkat lokal, peningkatan kapasitas sumber daya manusia di sektor pemerintahan, dan penguatan posisi UNISMUH Kendari sebagai pusat penelitian terapan di kawasan timur Indonesia. Tidak hanya itu, penelitian ini juga akan memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa yang terlibat, mempersiapkan mereka untuk menjadi profesional yang tidak hanya menguasai teori, tetapi juga mampu mengatasi masalah-masalah kompleks di dunia nyata.
Tantangan dan Strategi Mengatasinya
Seperti penelitian berskala besar lainnya, proyek ini juga menghadapi berbagai tantangan potensial. Prof. Dr. Ir. Slamet Wahyudi mengakui bahwa salah satu tantangan utama adalah mengumpulkan data konsisten dari berbagai sumber, termasuk dari lembaga pemerintah yang terkadang masih memiliki sistem manajemen data yang belum terintegrasi dengan baik.
“Kami sudah mengantisipasi hal ini dengan melakukan koordinasi intensif sejak dini dengan semua stakeholder. Kami juga telah mengembangkan protokol pengumpulan data yang fleksibel namun tetap mengikuti standar ilmiah yang ketat,” kata Prof. Slamet dalam wawancara terpisah.
Tantangan lainnya adalah keterbatasan ketersediaan peralatan laboratorium dan teknologi terkini. Untuk mengatasi ini, Unit Perencanaan telah mengajukan proposal pembiayaan tambahan kepada Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) dengan target pendanaan tambahan sebesar 3 miliar rupiah.
Komitmen Terhadap Keberlanjutan Akademik
Salah satu aspek inovatif dari penelitian ini adalah komitmen terhadap keberlanjutan akademik jangka panjang. Unit Perencanaan tidak hanya fokus pada penyelesaian penelitian dalam 18 bulan, tetapi juga merancang skema pendokumentasian yang sistematis sehingga penelitian dapat dilanjutkan oleh generasi mahasiswa berikutnya.
Dr. Nurmaizah menjelaskan, “Kami akan membuat database komprehensif yang dapat diakses oleh mahasiswa dan dosen di masa depan. Dengan demikian, penelitian ini bukan hanya sebuah proyek satu kali, tetapi merupakan fondasi untuk penelitian-penelitian berkelanjutan yang dapat terus disempurnakan dan dikembangkan.”
Penutup
Peluncuran penelitian inovatif di Unit Perencanaan UNISMUH Kendari pada April 2026 ini menandai babak baru dalam kontribusi akademis universitas terhadap pembangunan berkelanjutan di Sulawesi Tenggara. Dengan melibatkan dosen dan mahasiswa berbakat, didukung oleh komitmen institusional yang kuat, dan berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, penelitian ini memiliki potensi besar untuk menghasilkan dampak nyata bagi komunitas lokal.
Ke depannya, UNISMUH Kendari berharap agar penelitian ini menjadi model bagi universitas-universitas lain dalam mengembangkan penelitian terapan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Dengan demikian, universitas tidak hanya berfungsi sebagai lembaga pendidikan, tetapi juga sebagai pusat inovasi dan pemecahan masalah sosial yang kontributif terhadap pembangunan berkelanjutan.
Sebagaimana ditegaskan oleh Rektor UNISMUH Kendari, “Investasi kami dalam penelitian ini adalah investasi untuk masa depan Kendari, Sulawesi Tenggara, dan Indonesia yang lebih baik. Kami yakin bahwa melalui dedikasi dan kerja keras tim peneliti kami, penelitian ini akan memberikan kontribusi signifikan bagi pembangunan berkelanjutan di wilayah kita.”